Sudah desember lagi sayang...
mungkin kau sudah lupa tentang nyanyian sumbangku
yang aku nyanyikan walau tak bermakna
membuat matamu melebar
atau ajakan isengku berkelana menyusuri kota di tengah malam gelap gulita....
atau tentang pundakku yang menahan berat tubuhmu yang haus manja..
atau tentang emas perak yang tak lagi berharga dibandingkan keasyikan kita bersama...
atau tentang semua kebenaran yang kita susun berbeda dengan semua manusia...
yah... kita menyusunnya seolah kesadaran kita satu....
dan tak ada yang menyadarkan kita tentang benar dan salah...
karena kita punya benar dan salah sendiri...
bahkan terkadang benarmu beda denganku
dan kita pun bertengkar... walau akhirnya tertawa...
Kini sudah tiga tahun sayang...
sejak desember itu....
aku masih menyimpan benarmu dan benarku....
aku masih menyimpan nyanyianku dan tatap matamu...
aku masih menyimpan semuanya termasuk perasaanku yang kacau...
aku masih menyimpannya walau aku bingung untuk apa kusimpan semuanya.
tolong beritahu aku untuk apa kusimpan semua ini?
Sayang,,, Selamat Desember
Pare. 5- Des- 2011
No comments:
Post a Comment